Dalang Dibalik Kericuhan Demo Mahasiswa: Menguak Peran Andi Sahrandi dan Aliran Dana Gerakan Demo Ricuh 27 Agustus 2026
Bakin-news.com,Jakarta – Pengusaha senior berusia 80 tahun yang dahulu dikenal sebagai rekan bisnis raja minyak Arifin Panigoro dan sosok yang berlindung sebagai filantropi di bidang sosial budaya, Andi Sahrandi, diduga kuat menjadi dalang utama di balik aksi unjuk rasa mahasiswa yang berujung ricuh sepanjang bulan Agustus, dengan pola gerakan yang dirancang meniru eskalasi politik tahun 1998.
Melalui serangkaian pertemuan rahasia di kediamannya di Ciputat Timur, Tangerang Selatan sepanjang bulan Juli sampai awal Agustus 2026, ia merangkul sejumlah aktivis dari berbagai kampus—seperti Universitas Muhammadiyah Jakarta dan BEM UI—serta mengarahkan mereka untuk menggunakan isu Febri Adriansyah sebagai pintu masuk dan mendata aset pejabat Polri khususnya di wilayah Jakarta Selatan untuk dijadikan sebagai target serangan ketika ricuh.
Selain membina kelompok mahasiswa, jaringan pendanaan Andi juga mengalir luas untuk merangkul berbagai tokoh nasional dan kelompok oportunis guna melancarkan tekanan politik di berbagai instansi strategis.
Dibantu oleh stafnya yang bernama Rendi, ia aktif membiayai serta mengoordinasikan berbagai elemen gerakan, mulai dari akademisi dan aktivis lintas kampus seperti Feri Amsari dan Tiyo Ardianto, hingga kelompok purnawirawan seperti Mayjen TNI Purn Soenarko dan Ahmad Khozinudin cs.
Latar belakang pergerakan Andi berakar dari keterlibatannya dalam sejarah reformasi, di mana pada tahun 1998 ia menanggalkan posisinya di dunia profesional untuk bergabung dengan mahasiswa dan dipercaya sebagai “panglima lapangan” Kelompok Jenggala—lingkaran eks aktivis enam puluhan di bawah pengusaha Arifin Panigoro yang khusus bertugas untuk berurusan dengan gerakan mahasiswa. (Joe)
